Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Macan Tutul Lembang Park and Zoo Dipastikan ke Hutan Tangkuban Parahu, Pencarian Dihentikan

Aimas – Kebun binatang Lembang Park and Zoo tengah menjadi pusat perhatian setelah seekor macan tutul kabur dari kandang karantina dan akhirnya dipastikan telah memasuki kawasan hutan di Gunung Tangkuban Parahu

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, yang didasarkan pada temuan jejak kaki terakhir satwa yang mengarah ke hutan lindung sebagai habitat alami

Macan Tutul Lembang
Macan Tutul Lembang

Baca Juga : Kemkomdigi siapkan mitigasi disinformasi buatan AI di pedoman Etika KA

Macan tutul tersebut melarikan diri dari kandang karantina pada Kamis, 28 Agustus 2025, setelah menjebol atap kandang hanya beberapa hari setelah dievakuasi untuk observasi kesehatan.

Sebelumnya, ia ditemukan di Balai Desa Kutamandarakan, Kabupaten Kuningan, kemudian dipindahkan ke Lembang Park and Zoo. Pola perilakunya yang stres dianggap menjadi penyebab kabur.

Jarak antara kandang karantina dengan hutan terdekat adalah sekitar 800 meter, area yang cukup memungkinkan hewan untuk melarikan diri dengan cepat ke habitat yang lebih aman.

Sejak kaburnya, tim gabungan dari BBKSDA, TNI, kepolisian, serta pemerhati macan tutul dan komunitas konservasi terus melakukan pencarian.

Tim menyimpulkan macan terus bergerak jauh karena kemampuan jelajahnya bisa mencapai 400 hektare dalam waktu hanya dua hari.

Keputusan untuk menghentikan pencarian aktif didasari atas pertimbangan bahwa satwa kini berada di habitat alami. Pencegahan risiko konflik dengan manusia juga menjadi prioritas.

Agus Arianto menegaskan bahwa observasi tetap dilakukan meski pencarian fisik dikurangi—sebagai bentuk langkah hati-hati menjaga keselamatan satwa dan warga.

Masyarakat diminta untuk tetap melaporkan setiap penampakan melalui call center khusus dan saluran komunikasi resmi.

Tak hanya teknis, edukasi juga digencarkan agar warga memahami prosedur kewaspadaan—tanpa menyebar panik atau melakukan tindakan berbahaya.

Sungutan atau geraman satwa sempat dilaporkan oleh warga, namun tim menduga suara itu mungkin berasal dari anjing, bukan macan tutul

Tidak tercatat adanya laporan konflik langsung seperti penyerangan ternak atau kerusakan property oleh satwa dalam jalur pergerakannya.

Keamanan kawasan wisata dan permukiman dinilai tetap terjamin, karena satwa terus bergerak ke habitat yang minim aktivitas manusia.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *