Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Grab
Grab
Grabe Grabe Grabe

Menteri UMKM KUR harus disertai kemampuan pengelolaan keuangan

aiams – Menteri UMKM KUR Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi para pelaku usaha kecil di Indonesia. Dalam sebuah agenda resmi, ia menyampaikan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak boleh hanya berfokus pada kemudahan akses pinjaman, tetapi juga harus dibarengi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik agar usaha UMKM dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.


KUR Bukan Sekadar Pinjaman, Tapi Sarana Pembinaan

Menurut Menteri UMKM pemerintah telah berupaya memperluas akses permodalan melalui skema KUR dengan bunga rendah. Namun, ia mengingatkan bahwa akses modal tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan dasar mengenai pengelolaan usaha dan keuangan.

“KUR itu bukan hanya tentang memberikan pinjaman, tapi tentang bagaimana memastikan usaha yang menerima pembiayaan benar-benar mampu tumbuh,” ujarnya. Tanpa pengelolaan yang benar, pelaku usaha berisiko tidak mampu mengembalikan pinjaman dan justru terjerat utang.

Menteri UMKM KUR
Menteri UMKM KUR

Baca Juga :  Pemprov PBD Latih 124 Pendamping Koperasi Merah Putih

Ia menegaskan bahwa pembinaan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pelatihan pencatatan keuangan sederhana, strategi pemasaran, hingga perencanaan usaha jangka panjang.


Masih Banyak UMKM Belum Paham Manajemen Keuangan

Berdasarkan data internal kementerian, sebagian besar UMKM masih menjalankan usaha tanpa pencatatan keuangan yang memadai. Banyak di antaranya tidak memisahkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi, sehingga sulit mengetahui laba, modal, dan arus kas yang sebenarnya.

Inilah yang membuat sebagian penerima KUR terkendala dalam pembayaran cicilan karena tidak mampu mengendalikan pengeluaran atau tidak memiliki cadangan dana ketika pendapatan menurun.

“Banyak UMKM yang sebenarnya punya potensi besar, tapi tidak mampu berkembang karena tidak punya sistem keuangan yang jelas. Ini yang terus kita perbaiki,” kata Menteri UMKM.


Pelatihan Literasi Keuangan akan Diperluas

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah berencana memperluas cakupan pelatihan literasi keuangan bagi UMKM penerima KUR. Pelatihan ini nantinya akan dilakukan bekerja sama dengan perbankan, lembaga keuangan mikro, serta pendamping UMKM di daerah.

Materi pelatihan akan meliputi:

  • cara membuat laporan keuangan sederhana,

  • pengelolaan cash flow,

  • perhitungan harga pokok produksi,

  • manajemen risiko usaha,

  • dan strategi pengembangan bisnis.

Kementerian menargetkan pelatihan ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha, terutama yang berada di daerah pinggiran dan wilayah yang jumlah UMKM-nya terus bertumbuh.


Bank Diminta Lebih Selektif dan Edukatif

Selain memberikan pelatihan, Menteri UMKM juga meminta lembaga penyalur KUR agar tidak hanya fokus pada pencapaian target penyaluran. Ia menilai bank harus melihat kesiapan calon debitur, termasuk kemampuan dasar dalam mengelola usaha.

“Proses seleksi harus tetap dilakukan dengan mempertimbangkan risiko. Tapi yang paling penting, bank harus berperan sebagai pembina, bukan hanya pemberi modal,” tegasnya.

Bank juga diimbau untuk memberikan pendampingan berkelanjutan hingga usaha penerima KUR menunjukkan stabilitas keuangan.


KUR Tetap Jadi Andalan Pertumbuhan UMKM

Pemerintah menegaskan bahwa KUR akan tetap menjadi program unggulan dalam penguatan UMKM nasional, mengingat skema pembiayaan ini telah membantu jutaan pelaku usaha bertahan, terutama pascapandemi.

Namun, untuk memastikan keberhasilannya dalam jangka panjang, seluruh pihak diminta meningkatkan aspek pengawasan, edukasi, serta pendampingan agar pelaku UMKM tidak hanya bergantung pada pinjaman, tetapi benar-benar dapat mandiri secara finansial.


Penutup

Dengan menegaskan bahwa kemampuan pengelolaan keuangan menjadi kunci keberhasilan program KUR, Menteri UMKM berharap pelaku usaha memiliki daya tahan lebih kuat dalam menghadapi persaingan. Pemerintah juga berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem UMKM yang lebih sehat, berdaya saing, dan siap berkembang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *