Aimas – TNI AD turunkan Banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Bali telah menimbulkan dampak cukup serius bagi masyarakat.
Sejumlah desa terisolasi, infrastruktur rusak, dan ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Merespons situasi darurat ini, TNI Angkatan Darat (TNI AD) segera menurunkan personel ke lokasi terdampak.
Tujuan utama pengerahan pasukan ini adalah untuk membantu proses evakuasi warga dan penanganan bencana.
Keputusan ini merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana alam.
Personel yang dikerahkan berasal dari Kodam IX/Udayana yang membawahi wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Mereka dipimpin langsung oleh perwira menengah dengan pengalaman dalam penanganan bencana.
Proses evakuasi dilakukan secara intensif di daerah yang aksesnya terputus akibat genangan air dan longsoran.

Baca Juga : Pangkostrad datangi lokasi demo Kwitang untuk dengar tuntutan massa
Peralatan seperti perahu karet, pelampung, serta kendaraan taktis juga dikerahkan untuk mendukung operasi.
Bantuan logistik dan medis turut dibawa sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat.
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi, menyampaikan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.
Ia juga menegaskan bahwa TNI siap bekerja sama dengan instansi sipil seperti BPBD, Basarnas, dan pemerintah daerah.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat masyarakat dalam kesulitan. Tugas kami adalah hadir dan membantu,” ujarnya.
Operasi evakuasi ini dilakukan sejak dini hari ketika air mulai naik dan menutup jalan-jalan utama.
Prajurit TNI menyusuri rumah warga, membantu mengangkut lansia, anak-anak, dan orang sakit ke tempat pengungsian.
Di beberapa titik, banjir disertai arus deras yang membahayakan.
Namun, dengan keterampilan dan pelatihan yang dimiliki, prajurit TNI mampu mengevakuasi warga dengan aman.
Banyak warga yang terjebak di atap rumah atau di dalam bangunan karena air yang tiba-tiba naik.
Aksi heroik para prajurit TNI ini mendapat apresiasi luas dari warga sekitar.
Tidak sedikit warga yang menitikkan air mata saat berhasil diselamatkan dari lokasi rawan Di posko pengungsian, prajurit TNI















